Museum Batik Danar Hadi

Tiket

-

Jam Buka

09.00 - 16.00 WIB

Lokasi

Surakarta, Jawa Tengah

Danar Hadi Group memperkenalkan sebuah kompleks wisata budaya terpadu di Surakarta yang dikenal dengan House of Danar Hadi, diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan kebudayaan Rl Bapak lr. Jero Wacik SE pada tanggal 22 Agustus 2008 dan menjadi salah satu tujuan pariwisata kota Surakarta. House of Danar Hadi didirikan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya dan seni batik di Indonesia. Kompleks Wisata budaya terpadu ini akan memperkaya tujuan pariwisata di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Wisatawan dapat mengunjungi salah satu eagar budaya Kota Surakarta yang di kenai dengan “nDalem Wuryaningratan”, menyaksikan dengan jelas sejarah perkembangan Batik di Indonesia, proses pembuatan Batik secara Tradisional dan pengembangan Batik sebagai bagian dari gaya hidup masa kini. Terdiri dari beberapa bagian bangunan yaitu bangunan utama nDalem Wuryaningratan, Museum Batik Kuno Danar Hadi, Workshoppembuatan Batik Tradisional, Showroom Batik Danar Hadi serta Pusat Souvenir dan Cafe.

Memamerkan koleksi batik-batik kono dari berbagai kurun waktu sebelum dan sewaktu penjajahan Belanda dan Jepang sampai saat kemerdekaan Indonesia. Batik-batik bernilai seni tinggi yang dipamerkan antara lain Batik Kraton, Batik Belanda, Batik Cina, Batik Hokokai, Batik Indonesia, sampai Batik Sudagaran. Penataan museum mengambil tema sesuai dengan buku karya Bapak H. Santosa Doellah yaitu Batik, Pengaruh Zaman dan Lingkungan.

Melengkapi one stop of batik adventure, House Of Danar Hadi juga menyuguhkan showroom yang menyediakan beraneka ragam produk eksklusif, cenderamata khas Solo dari Batik Danar Hadi dan merupakan hasil karya yang diciptakan melalui workshop batik Danar Hadi. Showroom ini adalah tempat dimana pengunjung dapat secara langsung mengapresiasikan batik sebagai bagian dari gaya hidup masa kini (lifestyle). Penataan toko yang apik dan artistik menambah kenyamanan pengunjung ketika berbelanja.

Selaras dengan apresiasi yang tinggi terhadap karya arsitektur eagar budaya yang berharga. Dalem Wuryaningratan yang didirikan pada tahun 1890, merupakan kediaman dari KPH. Wuryaningrat, cucu dari PakubuwonoIX, dan menantu dari Raja Surakarta I.SK .S Pakubuwono X. Dihadirkan kembali setelah melalui proses restorasi yang sempurna menjadi sebuah bangunan yang megah dan representative serta dapat di pergunakan dengan bangga oleh seluruh lapisan masyarakat untuk kesempatan-kesempatan istimewa.

Didirikan mendampingi keanggunan bangunan nDalem Wuryaningratan yang dibangun dan diselesaikan pada tahun 2002., merupakan suatu bangunan yang dilengkapi dengan kemewahan interior ruang dalam yang memiliki ciri khas Langgam Jawa. Dihiasi Patangaring yang megah keemasan menjadi kebanggaan tersendiri bagi siapa saja yang mem-pergunakan ruangan indah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *